Rajin Bercinta Kurangi Resiko Penyakit Jantung dan Sakit Kepala
Sebuah penelitian menyebutkan,
aktivitas seksual pada pria dan wanita, terbukti mampu menaikkan level
testosteron.
Pada wanita kenaikan testosteron semakin memudahkan mereka mengalami
orgasme, meningkatkan rasa percaya diri, dan membuat mereka jadi semakin
terlihat seksi.

Hormon testosteron merupakan hormon yang berperan penting dalam
perkembangan dan pemeliharaan karakteristik maskulin pada laki-laki.
Meski begitu, kaum hawa pun memiliki hormon \”laki-laki\” ini meski
jumlahnya tak banyak.
Selanjutnya penelitian pun membuktikan, tingkat hormon testosteron
meninggi secara signifikan setelah seseorang baik wanita maupun
priaberpelukan, bermesraan ataupun bersanggama. Jadi pada riset ini,
para responden diminta mengisi kuesioner setelah yang bersangkutan
melakukan aktivitas seks; termasuk soal orgasme, tingkat hasrat seksual,
dan perasaan yang mereka rasakan setelah bersanggama.
Studi mencatat tingkat testosteron pada responden sebelum dan sesudah
berpelukan dan berhubungan seksual berbeda secara signifikan. Levelnya
semakin naik. Semakin tinggi tingkat testosteron, orgasme pada wanita
akan semakin baik, dan perasaan seksi semakin meningkat pada hari
berikutnya.
Wanita juga umumnya merasa lebih seksi karena seks rutin membuat
tubuhnya kencang dan bugar. Jangan lupa bahwa aktivitas seksual pada
dasarnya hampir sama dengan olahraga. Energi yang dibuang bisa sebanyak
200 kalori/jam. Setara dengan berlari selama 15 menit atau berenang
sebanyak 10 menit. Denyut nadi bisa mencapai 70-150 per menit yang
berarti masuk pada zona target latihan yang disarankan agar tujuan
berolahraga tercapai maksimal.
Kontraksi otot saat berhubungan intim juga bisa melatih bagian tulang
pinggul, paha, bokong, lengan, leher dan dada. Seks juga meningkatkan
produksi testosteron untuk menguatkan tulang dan otot. Sebuah majalah
tentang perkawinan pernah memberi julukan ranjang sebagai alat fitness
yang hebat dan murah.
Usir sakit kepala
Disamping menjaga kebugaran lewat asupan makanan, seks yang teratur
ternyata dapat membuat tubuh menjadi lebih fit. Badan pun menjadi bugar
dan muka tampak berseri-seri. Yang dimaksud seks teratur adalah hubungan
intim yang dijalankan secara rutin, seperti setiap 3 hari sekali atau
seminggu sekali yang dilakukan tanpa paksaan alias suami dan istri
memang sama-sama menginginkannya.
[]
Para peneliti di Universitas Queen di Belfast, Irlandia juga yakin
seks tak sekadar pemuas kebutuhan, tapi juga salah satu usaha untuk
tetap hidup sehat. Beberapa keuntungan sehat yang didapat dari bercinta
secara rutin, setidaknya sekali seminggu,
mengurangi risiko terkena serangan jantung dan menjadi langsing.
Seks rutin juga mengurangi depresi dan rasa sakit di kepala. Ini
karena umumnya sebelum orgasme, hormon oksitoksin akan meningkat 5 kali
lebih tinggi dari biasanya. Hal ini membuat tubuh melepaskan hormon
endorfin yang mengurangi rasa sakit di kepala. Seseorang yang melakukan
seks sekali atau dua kali dalam seminggu akan meningkatkan antibodi yang
biasa disebut imunoglobulin A hingga 30%. Antibodi ini akan memperkuat
sistem imun tubuh Anda.
Lantaran itu, jika suami/istri mulai bersikap dingin pada kegiatan
seksual, lebih baik segera dicari penyebabnya. Bagi wanita, dingin
terhadap seks bisa disebabkan berbagai hal, di antaranya:
* Rasa marah sering menyebabkan istri tak ingin bersentuhan dengan
suaminya. Hal ini dilakukan semata untuk memperingatkan suami bahwa ia
sedang marah padanya. Taktik untuk menghadapinya, cobalah cari tahu apa
yang membuatnya marah. Ajaklah istri bicara dalam suasana relaks. Jika
permasalahannya sudah mencair, istri tak akan keberatan kok bila diajak
bercinta kembali. Malah, kalau suami bisa mengambil hati, istri bisa
lebih \”hot\” dari biasanya.
* Kelelahan . Perannya sebagai ibuapalagi yang juga sekaligus
bekerjakerap membuat istri menjadi cepat lelah. Ada baiknya suami
menawarkan bantuan untuk meringankan pekerjaan rumah. Biarkan istri
beristirahat tanpa perlu melakukan pekerjaan rumah. Hal ini bisa
membuatnya merasa dicintai dan dihargai. Sebagai imbalannya, istri pasti
akan melakukan apa pun untuk suami. Termasuk ajakan bercinta.
* Merasa tak seksi . Tubuh bisa jadi hal yang paling sensitif bagi
wanita. Lantaran itu, perasaan tak seksi kerap menjadi pengganjal
hubungan intim. Ups , jangan-jangan Anda pernah nyeletuk tentang
perubahan tubuhnya. Tampaknya sederhana, tapi bisa sangat sensitif lo!
Berikan dorongan untuknya. Inilah waktunya bagi Anda menunjukkan
perhatian. Beritahukan pada pasangan bahwa dengan tubuh seperti itu ia
sudah cukup menarik. Lebih baik lagi Anda menggugahnya untuk sama-sama
berolahraga.
Nah, bagi pria, ketidakpedulian terhadap seks dapat disebabkan:
* Banyak pikiran . Suami yang sedang banyak beban pikiran karena
pekerjaan atau tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga sering menolak
untuk berhubungan intim. Bukan karena ia tak peduli pada istri, tapi
gairahnya menjadi hilang karena begitu banyak yang bertumpuk di
kepalanya.
* Jenuh . Salah satu alasan mengapa pria surut keinginan bercintanya
karena ia mulai bosan pada aktivitas seks yang begitu-begitu saja. Pria
senang dengan tantangan baru. Bila tak ada pembaharuan dalam aktivitas
seks, ia menganggap seks tak ubah hanya sebagai kegiatan intim yang
membosankan. Sayangnya, mereka kerap kali enggan atau gengsi
mengutarakannya pada istri karena takut ide-idenya ditolak. Istri dapat
memberi solusi dengan berinisiatif menggunakan tempat atau posisi seks
yang berbeda. Bulan madu kedua bisa jadi pilihan yang tepat. Melakukan
foreplay yang variatif juga bisa menjadi pilihan.
http://health.kompas.com/read/2010/09/30/1659379/Seks.Kurangi.Risiko.Sakit.Jantung…Kepala
Source:
http://pinginsehat.info/2010/10/rajin-bercinta-kurangi-resiko-penyakit-jantung-dan-sakit-kepala/#ixzz22p1TaIGI